Orang orang kuno di desa desa biasa memelihara tanaman
brotowali. Tanaman yang merambat dan rasanya sangat pahit itu banyak manfaatnya
terutama untuk mengobati beberapa penyakit. Dikenal juga sebagai tanaman obat,
sehingga hamper semua industri jamu memiliki kebun brotowali.
Sebagai obat
tradisional air rebusan batang atau ranting brotowali manjur untuk mengobabi
penyakit malaria, demam, penyakit kulit, serta membersihkan ginjal dan
menyembuhkan luka. Batang brotowali penuh ditutupi dengan tutup dengan kulit
kutil dan mengandung banyak air. Rebusan batang brotowali juga merangsang kerja
pernapasan dan menggiatkan pertukaran zat
sehingga dapat menurunkan panas.
Kandungan berberin untuk membunuh bakteri pada luka.
Kandungan bahan yang lain
